Masih Banyak Kendaraan Nunggak, BPKAD Kota Lubuklinggau Minta OPD Bayar Pajak


Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM,LUBUKLINGGAU —Saat ini ratusan kendaraan dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau  belum melunasi kewajiban membayar pajak alias masih menunggak pajak, Minggu (24/10/2021).

Berdasarkan data dari Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Lubuklinggau Sumsel ratusan kendaraan yang menunggak pajak ini baik roda dua maupun kendaraan roda empat.

“Sudah kami jemput bola rata-rata di atas lima tahun, sekarang sedang sinkronisasi karena ada yang lelang dan pinjam pakai,” kata Kepala UPTB Bapenda Provinsi Sumsel, Lubuklinggau, Addi Ramdoni melalui Kepala Tata Usaha, Heriyanto beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Lubuklinggau Zulfikar menyampaikan, masalah tunggakan pajak kembali kepada organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.

“Semua kendaraan dinas itu bayar pajaknya baliknya ke OPD masing-masing,” kata Zulfikar pada Tribunsumsel.com.

Zul menyampaikan bila tugas BPKAD hanya menyimpan bagian dokumennya saja, seperti menyimpan BPKB dan sertifikat tanah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau.

“Jadi tanggung jawab itu ada di OPD masing-masing, bukan BPKAD karena kita hanya dokumennya saja,” paparnya.

Ia menyampaikan masalah banyaknya tunggakan ini sampai sejauh ini belum ada permohonan dari UPTB Samsat mengajukan surat atau permohonan menyampaikan jumlah kendaraan Pemkot yang menunggak.

“Sampai sejauh ini belum sampai di kita, jadi sekarang belum ada kita juga belum tahu berapa jumlahnya,” paparnya.

Kemudian terkait masalah anggaran  bayar pajak itu sejak awal dikembalikan kepada OPD masing-masing, mulai dari operasional, pemeliharaan hingga pembayaran pajak kendaraan.

Menurutnya tidak ada alasan OPD tidak membayar pajak, bila yang jadi alasan surat dokumennya hilang bisa di urus kembali dan dibuatkan pernyataan sehingga bisa dilakukan penerbitan baru.

Baca juga: Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Bobol Rumah di Lubuklinggau Keok Usai Kakinya Ditembak Polisi

Bahkan bila ada kendaraan yang dikembalikan artinya kendaraan itu sudah tidak layak pakai lagi, dan OPD yang memakai kendaraan itu harus mengajukan untuk di lelang.

“Dalam waktu dekat ini pun kurang lebih 80 kendaran sekarang masih proses di KPN Lahat,” ungkapnya





Source link