Banjir di Muratara Tinggal di Kecamatan Rawas Ilir, Air Sudah Berangsur Surut


TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA – Banjir di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) masih melanda di wilayah Kecamatan Rawas Ilir. 

Sebelumnya banjir melanda di tiga kecamatan yakni Rupit, Karang Dapo dan Rawas Ilir sejak Rabu (20/10/2021) lalu.

Kini banjir di kecamatan paling hilir Sungai Rawas tersebut mulai berangsur surut seiring menurunnya intensitas hujan di daerah ini.

“Pantauan kami tinggal di wilayah Rawas Ilir lagi, itu pun sudah berangsur surut,” kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Rohma Juwita, Minggu (24/10/2021).

Pihaknya mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai agar tetap siaga, karena volume air sungai belum menurun signifikan.

Tim penanggulangan banjir BPBD Muratara terus patroli untuk mengetahui kondisi debit air sungai sehingga perkembangan volume air dapat terpantau.

“Mudah-mudahan tidak meningkat lagi, tapi kita harus selalu siaga karena musim hujan belum berakhir,” katanya.

Warga Desa Karang Dapo I, Apriansyah mengatakan desanya memang langganan banjir setiap Sungai Rawas meluap. 

Bagi warga di desa tersebut, banjir sudah menjadi hal yang biasa meskipun aktivitas warga sedikit terganggu. 

“Yang jelas agak terganggu, tapi tidak sampai lumpuh total, warga masih bisa bekerja,” ujarnya. 

Warga lainnya di Desa Beringin Makmur I, Zakir mengatakan banjir yang terjadi di desanya tidak terlalu mengganggu aktivitas warga.

Mayoritas tempat tinggal warga di sini juga jenis rumah panggung atau bertingkat sehingga sudah terbiasa menghadapi banjir. 

Namun bagi warga yang memiliki rumah rendah dibuat repot karena harus memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi. 

“Warga beraktivitas pakai perahu, paling kalau banjir begini kita repot mengangkat barang-barang kalau rumah rendah,” katanya.





Source link