Pulang dari Milan Fashion Week, Batik Durian Lubuklinggau Diserbu Pencinta Wastra Nusantara : Okezone Lifestyle


BATIK Durian Lubuklinggau di koleksi JYK mencuri perhatian dunia. Busana bernuansa punk tersebut benar-benar membuat Milan Fashion Week 2021 terasa lebih istimewa.

Belum lama ini diketahui koleksi batik durian JYK sudah kembali ke Tanah Air. Diterangkan Ketua Dekranasda Lubuklinggau Yetty Oktarina Prana, koleksi batik durian langsung diserbu pencinta wastra Nusantara.

Batik Durian Lubuklinggau

“Pasca dari Milan Fashion Week 2021, pasar batik durian luar biasa sekali peminatnya. Permintaan batik durian melonjak berkali-kali lipat,” ungkap Rina Prana di konferensi pers virtual, Rabu (13/11/2021).

Baca Juga : Batik Durian Lubuklinggau Tampil di Milan Fashion Week 2021

Salah satu keunggulan dari batik durian Lubuklinggau, kata Rina, ialah tidak ada batasan atau terpadu dengan nilai apapun. Artinya, batik durian bisa dikreasikan dalam bentuk koleksi yang tidak terbatas, termasuk koleksi yang dikeluarkan JYK di Milan Fashion Week.

Rina menuturkan, di awal kolaborasi dirinya ada rasa ragu akan batik durian ‘go international’. Perasaan itu ia alami karena merasa batik durian masih sangat muda dibandingkan batik-batik lain yang ada di Indonesia.

Batik Durian Lubuklinggau

“Awalnya saya ragu bahwa batik durian Lubuklinggau akan dibawa ke Milan Fashion Week. Namun, berkat semangat dan kepercayaan Jenny Yohana Kansil selaku desainer JYK, yang mengatakan bahwa batik durian ini layak untuk dibuat suatu koleksi, saya dan tim pun bersedia berkolaborasi,” cerita Rina mengingat momen pertama diajak bekerja sama.

“Setelah diolah menjadi koleksi, saya sebagai founder batik durian Lubuklinggau benar-benar tidak percaya batik durian itu bisa jadi koleksi yang luar biasa dan memang sesuai dengan harapan kita yaitu menyasar ke anak muda,” tambahnya.

Rina di momen itu pun bersyukur bahwa batik durian bisa mendunia secepat ini. Itu, katanya, tak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk KBRI Roma yang menyediakan ruang pameran sekaligus fashion show.

“Saya optimis, dengan dukungan banyak pihak batik durian yang lahir pada 2013 akan bisa masuk ke babak baru perkembangannya menjadi salah satu wastra Nusantara yang membanggakan Indonesia di mata dunia,” ujarnya.

Perlu Anda ketahui, batik durian yang dijadikan material utama koleksi JYK di Milan Fashion Week menggunakan pewarna alami dengan 100% katun dan silk. Pewarna alam yang dipakai di koleksi istimewa tersebut ialah jengkol dan pinang.

“Kami bawa batik durian Lubuklinggau ke Milan Fashion Week 2021 dengan tujuan yang jelas bahwa kami yakin dapat lebih optimal mempromosikan Indonesian heritage di pasar global melalui kota ini, termasuk keindahan batik Indonesia,” ungkap Jenny.

Batik Durian Lubuklinggau

Ia menambahkan, tema 10 koleksi batik durian Lubuklinggau di Milan Fashion Week 2021 ialah ‘Revolusioner Hope’ yang dimaknai sebagai suatu harapan dengan menyesuaikan diri terhadap perubahan dalam hidup.

“Koleksi ini adalah ekspresi bangkit dari pandemi global Covid-19 dengan melakukan perubahan yang signifikan dan membuat harapan baru, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk semua makhluk hidup,” tambahnya.



Source link