Vonis Hakim 4 Tahun Lebih Cepat dari Tuntutan untuk Pria Muda di Musi Rawas, Bunuh Perudapaksa Istri


SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU – Yos Ariansyah, pria pembunuh perudapaksa istrinya, divonis delapan tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Selasa (5/10/2021).

Vonis yang dijatuhkan kepada pria berusia 21 tahun ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau yang menuntutnya 12 tahun penjara.

Warga Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas ini masuk penjara karena menikam Dedi Irawan (34) lantaran telah merudapaksa istrinya.

Dedi sendiri tewas akibat perbuatan terdakwa.

Ketua Majelis Hakim PN Lubuklinggau, Yopy Wijaya, mengatakan berdasarkan fakta persidangan terdakwa secara sah menurut hukum bersalah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana pembunuhan dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain.

Menurut Yopy, hal yang memberatkan terdakwa, karena perbuatannya merupakan perbuatan meresahkan masyarakat.

Sedangkan hal yang meringankan terdakwa, selama persidangan terdakwa telah berterus terang mengakui perbuatanya, dan terdakwa belum pernah dihukum.

Dalam sidang kemarin Yopy sempat bertanya kepada terdakwa Yos atas vonis tersebut, saat itu Yos menjawab masih pikir-pikir.

Penasehat hukum terdakwa, Burmasyahtia Darma SH, saat dikonfirmasi mengaku masih pikir-pikir atas putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim kepada kliennya.

“Kami akan berkordinasi dahulu, selaku terdakwa apakah akan melakukan upaya hukum banding atau tidak keputusannya Senin nanti,” ujarnya Burmasyahtia, Jumat (8/10/2021).





Source link