Tampil di Milan Fashion Week (MFW), Batik Durian Produk Andalan Lubuklinggau Mulai Banjir Pesanan


TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU – Batik Durian tampil dalam ajang Milan Fashion Week (MFW) 2021, pada 24-25 September 2021 untuk edisi MFW Spring/ Summer 2021 lalu.

Produk andalan Kota Lubuklinggau ini merupakan produk kolaborasi guna mempromosikan daerah Lubuklinggau ke kancah internasional.

Hj Yetty Oktarina mengungkapkan ide ikut Fashion Week ini bermula dari semangat kolaborasi bermula dari ide perancang Jenny Yohana Kansil atau bisa dikenal (JYK).

“Yang kita tampilkan kemarin batik durian dengan baju bertemakan revolution revoke yang menyasar target anak-anak muda rancangannya dibuat sustainable fashion berbahan dasar alami,” ungkap Rina sapaannya pada wartawan, Jumat (8/10/2021).

Rina mengungkapkan bahan dasar batik durian yang ditampilkan pada MFW kemarin berbahan dasarnya katun 100 persen, sutra 100 persen dan menggunakan pewarna alami. Bahkan kulit yang dipakai kemarin itu dibuat dari kulit kopi dan buah-buahan.

“Sponsor kegiatan kemarin merupakan industri berkembang binaan anak-anak muda dari kementerian yang memberikan kita sponsor secara cuma-cuma, mulai dari aksesoris, sepatu dan banyak lainya,” ujarnya.

Awal Mula Ikut MFW

Rina bercerita awal ikut ajang Milan Fashion Week (MFW) 2021 kemarin saat ia bertemu dengan Mb Jeni atau pemilik lisensi sekolah tataboga burgo Indonesia. Pertemanan mereka sudah lama sejak beberapa tahun terakhir.

“Kira-kira setahun lalu ngobrol saat new normal, saat itu dia cerita Mb Rina saya lihat punya batik, mau gak coba-coba bawa batik ke Milan saya bantu,” ungkapnya.

Ketika dapat tawaran itu Rina mengaku sempat takut dan khawatir, mengingat batik durian Lubuklinggau usianya masih sangat muda bila dibandingkan batik-batik lainnya.





Source link