Buntut Viral Isi Solar ke Tangki Modifikasi, SPBU Rupit Tak Dapat Jatah Solar, Sopir Truk Mengeluh


Penulis: Rahmat

SRIPOKU.COM, MURATARA – Sejumlah sopir truk mendatangi rumah dinas Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (5/10/2021). 

Mereka meminta bantuan pemerintah agar menyampaikan kepada Pertamina supaya sisa BBM jenis solar di SPBU Rupit dijual kepada yang sangat membutuhkan.

Wakil Bupati Muratara, Inayatullah, kemudian mengecek langsung ke SPBU Rupit bersama sejumlah sopir truk tadi. 

“Mereka meminta kami pemerintah supaya meminta Pertamina menjual sisa solar yang ada di SPBU ini,” ujar Inayatullah kepada wartawan.

Mengingat, kata dia, SPBU Rupit saat ini mendapat sanksi tidak boleh menjual BBM jenis solar untuk sementara waktu. 

Sanksi ini setelah viralnya video SPBU Rupit isi solar ke tangki modifikasi atau tangki siluman milik konsumen.

Namun demikian, BBM jenis pertalite dan pertamax tidak kena imbas, sehingga tetap dijual di SPBU ini. 

“Jadi karena ditutup, solarnya kan masih ada, nah para sopir truk ini meminta solar itu tetap dijual tetapi kepada yang sangat membutuhkan, salah satunya ke mereka sopir truk,” kata Inayatullah. 

Viral Ada SPBU di Muratara Isi BBM ke Tangki Modifikasi, Warga: Jangan Hanya Panggil Pemilik Tangki

Dia mengungkapkan hingga 31 Oktober ini, SPBU Rupit tidak mendapatkan BBM jenis solar.

Kuota solar yang seharusnya masuk ke SPBU Rupit dialihkan ke SPBU Sungai Jauh di Kecamatan Rawas Ulu. 

“Ini untuk solar saja yang dialihkan ke (SPBU) Sungai Jauh, kalau pertalite dan pertamax tetap ada di sini,” ujar Inayatullah.

Salah seorang sopir truk, Iwan mengatakan ditutupnya penjualan solar di SPBU Rupit justru memberatkan mereka.

Mereka harus membeli solar ke SPBU Sungai Jauh dengan jarak yang cukup jauh dari ibukota Muara Rupit.

“Tambah jauh lagi kami beli ke sana (SPBU Sungai Jauh), ini sangat memberatkan kami, bagaimana jadinya seperti ini,” kata dia.





Source link