Harga Telur Ayam di Lubuklinggau Anjlok, Dinas Perindag Klaim Keadaan Masih Wajar


TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU – Sudah satu bulan lebih harga telur ayam di sejumlah Pasar Tradisional Kota Lubuklinggau Sumatra Selatan terjun bebas.

Sebelumnya harga telur ayam ras masih dikisaran Rp 46 ribu per karpet kini harga telur ayam di pasaran hanya Rp 37 ribu ribu per karpet untuk ukuran super. Rerata satu karpet berisi 30 butir telur.

Anjloknya harga telur ayam saat ini turut pula berdampak terhadap penjualan para pedagang, rata-rata pedagang mengeluh karena penjualan dipasaran menurun drastis.

Rahayu pemilik Gudang Telur Berkah di RT 07 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Lubuklinggau Barat I mengatakan harga telur ayam turun di pasaran sudah sejak sebulan terakhir.

“Sudah sebulan ini harganya tak menentu, sekarang turun drastis, untuk super saja harganya hanya Rp 37 ribu,” ungkapnya pada Tribunsumsel.com, Senin (4/10/2021).

Semenjak harga telur ayam anjlok sejumlah pedagang termasuk rahayu mengeluh karena jumlah permintaan konsumen menurun drastis, bahkan hampir turun 50 persen daripada biasanya.

“Istilah kami pedagang sekarang telur sedang banjir, penjualnya banyak, untungnya kami punya langganan tetap, beberapa usaha roti yang rutin membeli telur ditempat kami,” ujarnya.

Ia menyampaikan bisnis telur berbeda dengan usaha lainnya, karena harga telur selalu berubah- ubah. Ia mencontohkan ketika berangkat dari Padang harga telur Rp 30 ribu per karpet, bisa saja berubah ketika sampai Lubuklinggau.

“Barangnya ini dari Padang, dari Padang misalkan Rp 30 ribu sampai Lubuklinggau bisa jadi Rp 33 ribu, karena menuruti harga pasaran, itulah kita kadang bingung menentukan harga jual kepada konsumen,” ungkapnya.

Baca juga: Mayat di Pinggir Jalinsum Muratara Ternyata Wanita, Semula Orang Mengira Laki-laki

Menurut informasi beberapa agen di Kota Lubuklinggau saat ini terjadi kelebihan pasokan di pasaran yang membuat harga telur jatuh cukup dalam.





Source link