Viral Ada SPBU di Muratara Isi BBM ke Tangki Modifikasi, Warga: Jangan Hanya Panggil Pemilik Tangki


SRIPOKU.COM, MURATARA – Viral petugas SPBU isi BBM ke tangki modifikasi. Peristiwa yang terekam di salah satu SPBU di Muratara ini sudah sampai ke tangan aparat kepolisian.

Wanita yang diduga sebagai pemilik tangki modifikasi itu dikabarkan sudah dipanggil aparat kepolisian untuk dimintai keterangan.

Menyikapi ini, sejumlah tokoh masyarakat di Muratara berharap aparat kepolisian tidak hanya memanggil warga tersebut.

Tokoh pemuda Muratara, Hadi Yatullah, meminta polisi juga memeriksa pihak SPBU yang melayani pembelian BBM pakai tangki modifikasi. 

Menurut dia, dalam kasus ini pihak yang harus paling disalahkan adalah SPBU, bukan pembeli BBM yang membawa tangki modifikasi. 

“Yang diperiksa jangan cuma pengisi, tapi pemilik (SPBU) juga. Apa cuma yang mengisi pakai tangki modifikasi saja yang dianggap salah, terus SPBU-nya tidak,” tanya Hadi Yatullah, Minggu (3/10/2021).

Dia mengungkapkan sebenarnya pengisian BBM menggunakan tangki modifikasi di SPBU tersebut sudah sejak lama terjadi.

“Tangki modifikasi itu bukan rahasia umum lagi, dan sudah lama, kenapa harus nunggu viral baru ada tindakan,” kata Hadi. 

Tokoh masyarakat lainnya, Hendra Bahalis, mengatakan dalam kasus ini polisi mesti mengayomi masyarakat kecil dan membasmi tindakan pelanggaran SPBU tersebut. 

Dia mengapresiasi Polres Musi Rawas Utara yang telah mememintai keterangan seorang perempuan berinisial SA (45).

Tanpa mengenyamping aspek hukum, Hendra meminta kepolisian juga menggunakan logika hukum.

“Mari kita berpikir Logis, ilmiah dan berdasarkan fakta hukum juga bahwa Undang-Undang mengatakan penimbunan BBM itu melawan hukum.

Tapi ingat, pakai otak kita mungkinkah ibu (SA) ini bisa melakukan perbuatan ini tanpa campur tangan petugas sampai manager SPBU tersebut,” kata Hendra. 

Dia meyakini Polres Musi Rawas Utara akan dihujat publik apabila nantinya hanya memberikan hukuman kepada pembeli BBM yang menggunakan tangki modifikasi itu. 

“Saya yakin Polres Muratara akan menjadi viral jika hanya bisa memenjarakan ibu tua itu, sementara SPBU tidak diproses secara hukum,” ujarnya.





Source link