Gerombolan Anak Punk di Lubuklinggau Sewa Kos-kosan, Sempat Didatangi Pol PP


Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU – Keberadaan segerombolan anak punk yang kerap nongkrong dan mengamen di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) kabarnya membuat warga resah.

Keresahan ini dilatarbelakangi karena anak punk itu kerap membuat kegaduhan di lingkungan masyarakat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Lubuklinggau melakukan penelusuran hasilnya pihaknya menemukan tujuh anak punk menyewa sebuah kamar kost.

“Dapat laporan ada tujuh anak punk mengontrak kami cek ke sana ada ibu-ibu punya kontrakan, kami tanya sudah didata RT belum katanya sudah,” ungkapnya Kasi Trantib Sat Pol PP Kota Lubuklinggau, pada wartawan, Kamis (30/9/2021).

Namun, pihaknya langsung melakukan pengecekan kepada RT tempat tinggal ke tujuh anak punk tersebut, hasilnya mereka bukan berasal dari Kota Lubuklinggau melainkan luar Lubuklinggau.

“Informasinya ada yang datang dari OKU, Muara Enim,  mereka semuanya warga luar Lubuklinggau,” ujarnya.

Ia menuturkan, kemarin pihaknya belum melakukan penangkapan dan baru sebatas pendataan, karena kontraknya saat didatangi dalam keadaan kosong dan tidak ada di tempat.

“Diharapkan ke depan hal semacam ini tidak berkeliaran lagi di Lubuklinggau,” ungkapnya.

Ia pun menegaskan, kemungkinan besar apabila mengganggu akan dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing dan kegiatan penertiban ini dalam rangka menjelang perayaan HUT Kota Lubuklinggau.

Penertiban akan dilakukan setiap hari disepanjang Jalan Yos Sudarso. Itulah kita koordinasi dengan Dinsos dan Dinas Perlindungan Anak, mudah-mudahan kedepan akan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan adanya pengemis dan anak punk yang kerap meresahkan masyarakat diminta untuk segera melapor.

“Selain itu diharapkan ke depan para pengunjung dan tamu undang pada HUT kota nanti merasa nyaman dan aman,” terangnya. (Joy) 





Source link