Disdagrin Lubuklinggau Petakan Penyebab Kelangkaan Elpiji 3 kg, Begini Temuan di Lapangan


SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU –┬áDinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagrin) Lubuklinggau pun melakukan pemetaan dan pemantauan titik wilayah yang mengalami kelangkaan gas elpiji 3 kg.

Kadisdagrin Kota Lubuklinggau, Surya Darma menyampaikan penyebab kelangkaan di Kota Lubuklinggau karena banyak masyarakat luar Lubuklinggau membeli gas di Kota Lubuklinggau.

“Kemudian banyak masyarakat mampu membeli gas elpiji 3 Kg, banyak contoh kita temukan termasuk juga, restoran besar membeli elpiji 3 Kg bahkan membeli lima sampai 10 tabung,” katanya pada wartawan, Selasa (28/9/2021).

Ia menyampaikan hasil temuan tersebut, sekarang sudah ditindak lanjuti dengan dinas sosial (Dinsos) untuk mengumpulkan data setelah data itu diproleh akan distribusikan ke pangkalan.

“Kemudian kita akan melakukan pemetaan pangkalan, jadi kedepan seluruh pangkalan di Kota Lubuklinggau ini merata di Lubuklinggau,” ujarnya.

Saat ini banyak pangkalan di Lubuklinggau menumpuk di satu tempat seperti di kupang depan hotel Dafam, disana pangkalan jaraknya hanya 10 meter kedepan itu akan dipecah.

“Termasuk kelurahan lain juga terlalu dekat, bahkan ada yang sedepanan, pertanyaan kita kok pangkalan sedepanan sekarang sedang kita proses,” ungkapnya.

Bahkan, kedepan pembeli elpiji 3 Kg di kota ini terutama masyarakat miskin harus menunjukkan kartu keluarga (KK) nanti mereka yang terdaftar di pangkalan yang hanya boleh membeli di pangkalan tersebut.

“Nama mereka yang berhak ini kita tempel di pangkalan-pangkalan, contohnya DTKS Kelurahan Kenanga nama mereka itu muncul disana,” ujarnya.

Lanjutnya, bila tidak terdaftar tidak boleh, nanti masyarakat itu membeli berdasarkan domisili tidak boleh membeli ditempat lain, karena itu menyalahi aturan dan mengganggu distribusi.

“Penertiban ini memang tidak bisa sekaligus melainkan harus bertahap, secepatnya akan kita realisasikan aturan ini,” ungkapnya. (Joy)





Source link