Ibu Muda Dibunuh Usai Berhubungan Intim, Pelaku Mengaku Kesal Dimaki


MUSI RAWAS — Ibu muda berinisial WN, ditemukan tewas dalam kamar mandi di Dusun V, Desa E Wonokerto, Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel), pada Ahad (26/9/2021).

Belakangan terungkap, WN ternyata merupakan korban pembunuhan. Wanita berusia 22 tahun, warga Lubuklinggau, Sumsel itu, dibunuh Bagus Tri Atmaja (23), warga Musi Rawas, usai keduanya melakukan hubungan intim. Bagus mengaku membunuh pasangan kencannya itu karena kesal dimaki korban.

Dikutip dari sindonews.com, Kapolres Musi Rawas, AKBP Efrannedy melalui Kasat Reskrim Polres Musi Rawas, Alex Andriyan mengatakan, pelaku telah berhasil diringkus Tim Landak Polres Musi Rawas.

Alex menuturkan, pada Ahad (26/9/2021) sekitar pukul 16.00 WIB, pihaknya mendapat informasi adanya penemuan mayat di Dusun V Desa E Wonokerto. Kemudian, tim Satreskrim Polres Musi Rawas, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya korban dievakuasi ke Rumah Sakit Sobirin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

”Gerak cepat tim Satreskrim Polres Musi Rawas berhasil menangkap pelaku pembunuhan,” terang Alex.

Hasil dari pemeriksaan awal, menurut Alex, pelaku mengaku melakukan pembunuhan terhadap korban pada Rabu (22/9/2021) malam di TKP penemuan mayat itu. ”Untuk sementara pelaku hanya satu orang atas nama Bagus,” katanya.

Ditambahkan Alex, motif pelaku menghabisi korban lantaran kesal dimaki korban usai berhubungan badan. ”Sempat terjadi cekcok antara korban dengan pelaku, sebelum korban dihabisi nyawanya oleh pelaku,” kata Alex.

Atas pebuatan sadisnya, pelaku yang kini mendekam di sel tahanan Polres Musi Rawas, dijerat Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara, atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) E Wonokerto, Kecamatan Tugumulyo, Hermanto menjelaskan, pada Ahad (26/9/2021) sekitar pukul 16.00 WIB, Sutrisno pemilik rumah tepat di belakang lokasi penemuan mayat datang melaporkan penemuan mayat.

”Yang pertama kali menemukan mayatnya adalah istri Sutrisno, bernama Supriyatin. Karena mencium bau busuk, dan banyak lalat yang beterbangan keluar masuk melalui ventilasi,” kata Hermanto.

Dijelaskan Hermanto, kemudian Supriyatin mencoba masuk berniat untuk membersihkannya, namun alangkah terkejutnya Supriyatin justru menemukan sesosok mayat. Karena terkejut, Supriyatin langsung berteriak histeris, hingga mengundang warga sekitar untuk melihatnya.

”Mayat perempuan itu sudah membengkak dan membusuk. Dan dalam posisi duduk bersandar dipojok kamar mandi dengan wajah dibalut kain, mayat kemudian langsung dievakuasi oleh polisi,” katanya.***



Source link