PP Presisi PPRE Kejar Kontrak Baru Rp700 Miliar hingga Akhir 2021


IDXChannel – PT PP Presisi Tbk (PPRE) masih mengincar kontrak baru sebesar Rp700 miliar di periode September hingga Desember tahun ini. Meski begitu, anak usaha PT PP (Persero) Tbk ini telah membukukan perolehan kontrak baru sebesar Rp3,5 triliun.

Dikutip dari IDX 1st Session Closing, Jumat (24/9/2021), kontrak baru PPRE ini sampai dengan Agustus 2021 sudah mencapai 95 persen dari target Rp3,7 triliun. Namun, hal itu dirasa belum cukup, PPRE masih mengincar kontrak baru sebesar Rp700 miliar hingga akhir tahun.

Sekretaris Perusahaan PPRE, Adelia Auliyanti, mengatakan, dengan melihat potensi pasar yang ada sampai tutup tahun nanti, perusahaan tengah membidik proyek-proyek dari segmen jasa pertambangan dan pekerjaan sipil.

Selain itu, perusahaan juga memiliki kontrak baru dari pekerjaan pengecoran jalan Rigid Batang dan pekerjaan Rusun Batang, Tol Lubuk Linggau Bengkulu dan Jalan Cisumdawu, maupun dari Persewaan Alat Berat.

Untuk bisa mencapai target yang telah dicanangkan, PPRE telah menyiapkan belanja modal sebesar Rp336 miliar. Dana tersebut didapatkan dari berbagai sumber antara lain dari perbankan dan leasing.

PPRE juga akan mengintensifkan penyerapan capex di sisa tahun ini.

Sebelumnya, Direktur Utama PPRE, Rully Noviandar, menerangkan, dengan diperolehnya pekerjaan Proyek MHU pada Agustus lalu, maka komposisi perolehan kontrak baru PPRE hingga Agustus 2021 didominasi oleh lini bisnis mining services 62 persen, civil work 30 persen, dan sisanya structure work serta production plant 8 persen. Sebesar 72 persen kontrak baru tersebut berasal dari non group dan 28 persen dari PP group. (TYO)





Source link