Terbitkan Surat Edaran, Devi-Inaya Bakal Pecat Pegawai Tak Disiplin dan Tak Patuhi Aturan


SRIPOKU.COM, MURATARA – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) menerbitkan surat edaran (SE) nomor 195 tahun 2021 tentang disiplin, kebersihan dan kepatuhan pegawai.

SE itu ditujukan kepada seluruh OPD, camat, Direktur RSUD Rupit, kepala sekolah SD dan SMP, serta KUPT se Kabupaten Musi Rawas Utara.

Dalam surat edaran tersebut menyatakan bahwa seluruh pegawai baik ASN maupun TKS harus disiplin dalam bekerja serta mematuhi aturan. 

Bila ada pegawai yang tak disiplin atau tidak patuh aturan, maka akan diberikan tindakan mulai dari teguran lisan, surat peringatan (SP) hingga pencopotan jabatan dan pemberhentian

Misalnya, pegawai absen tanpa pemberitahuan, terlambat dua kali berturut-turut, meninggalkan tempat kerja tanpa pemberitahuan, pulang lebih awal dua kali tanpa pemberitahuan. 

Mereka mulanya akan diberi teguran lisan, namun bila masih tidak dipatuhi akan diberikan SP 1 sampai 3.

Jika sudah mendapat SP3 masih tidak patuh, maka akan diberikan tindakan pemberhentian jabatan bagi ASN dan pecat langsung bagi honorer atau TKS.

Selain itu, pegawai juga akan mendapat sanksi bila terjadi kesalahan fatal terhadap dokumen dan data, seperti salah input, membocorkan data, serta korupsi atau pungli.

Bahkan ASN yang tidak tinggal di Muratara bila dua kali kedapatan dari luar daerah, maka diberi SP3 dan dibebastugaskan. 

Bupati Muratara, Devi Suhartoni menegaskan semua ASN dan honorer termasuk bupati dan wakil bupati adalah bekerja untuk masyarakat Muratara. 

“Kita ini pelayan masyarakat, kita bekerja untuk negara Republik Indonesia, dan kita ditugaskan memajukan Kabupaten Musi Rawas Utara,” katanya. 

Devi selalu mengingatkan pegawai agar patuh aturan terhadap keuangan serta perencanaan yang benar untuk semua kegiatan karena setiap uang yang dikeluarkan ada aturan yang baku.

“Maka patuhi, jujur, disiplin, bersih, tertib aturan, tertib administrasi. Saya akan inspeksi mendadak pada waktunya, siap-siap,” katanya.





Source link