Kejari Lubuklinggau Lakukan Tahap II Terhadap Tersangka Korupsi Catur Handoko


Lubuklinggau, Klikanggaran.com – Jaksa Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, melaksanakan Tahap II (Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti) Perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Musi Rawas, Catur Handoko, kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Penyerahan Tahap II ini dilaksanakan di Lembaga Permasyarakatan (LAPAS) Klas I A Lubuklinggau, pada Selasa, 21 September 2021.

Kepala Kejari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir, melalui Kasi Pidsus, Yuriza Antoni, didampingi Kasi Intelijen, Aan Tomo, mengatakan bahwa tersangka Catur Handoko ditahan oleh JPU selama 20 hari kedepan, selanjutnya Penuntut Umum menyiapkan Surat Dakwan untuk dilimpahkan ke PN Tipikor di Palembang.

“Tersangka ditahan 20 hari kedepan oleh JPU,dan akan menyiapkan surat dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Palembang,” ujar Yuriza.

Baca Juga: Tip Jitu Sandal Swallow Agar Tidak Diambil Orang atau Tertukar

Sebelumnya, Kejari Lubuklinggau melakukan penahanan Ketua KTNA Musi Rawas, Catur Handoko, yang dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi anggaran Penas KTNA Tahun Anggaran 2021.

Penahanan terhadap tersangka Catur Handoko, Penyidik berkesimpulan sesuai dengan pasal 21 KUHP untuk mempelancar proses penyidikan, karena khawatir takut yang bersangkutan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti, maka penyidik langsung melakukan penahan.

Diketahui kerugian negara atas kasus ini berdasarkan hitungan BPKP sebesar 477 juta.

Sebelumnya, dalam kasus ini Kejari Lubuklinggau juga telah menyita sejumlah barang bukti kasus dugaan korupsi dana hibah Pemkab Musi Rawas untuk Pekan Nasional (Penas) KTNA XVI di Padang.



Source link