Gas Elpiji 3 Kg Langka di Lubuklinggau, Polres Siap Tindak Tegas Penimbun


TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU – Saat ini gas elpiji 3 kilogram (Kg) atau gas melon di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami kelangkaan.

Akibat kelangkaan gas untuk masyarakat miskin ini harganya melambung tinggi. Bahkan harganya saat ini di pasaran menyentuh Rp 30 ribu per tabung.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono menyampaikan masalah kelangkaan ini pihaknya telah memerintahkan Satreskrim Polres Lubuklinggau melakukan penyelidikan.

“Kemarin kita sudah perintahkan Satreskrim untuk koordinasi dengan Pemkot untuk melakukan penyelidikan dilapangan,” ungkapnya pada Tribunsumsel.com, Selasa (21/9/2021).

Ia menegaskan apabila hasil penyelidikan ditemukan ada penyelewengan maka pihaknya tak segan-segan melakukan tindakan tegas kepada oknum-oknum yang melakukan penyelewengan.

“Tidak normalnya mana kala ada keluhan dari masyarakat, tapi bila ditemukan kita akan tindak tegas,” katanya.

Menurutnya, langkanya sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas di Kota Lubuklinggau saat ini diduga disebabkan karena mobilitas masyarakat mulai meningkat akhir-akhir ini.

“Kita minta masyarakat mengurangi mobilitas yang tidak perlu, sehingga tidak sia-sia, kecuali kalau ada keperluan yang mendesak silahkan bepergian, tidak masalah,” ungkapnya.

Ia pun kembali menegaskan apabila memang ada laporan segera ditindak lanjuti, termasuk bila ada laporan dari masyarakat ada agen menjual di atas HET langsung ditindak tegas.

“Bila memang kita temukan dijual tidak sesuai HET langsung kita tindak tegas,” ujarnya.





Source link