Curahan Hati Kepala Sekolah di Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara ke Dewan Pendidikan Sumsel


Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU – Pelaku pendidikan di Kabupaten Musi Rawas, kota Lubuklinggau, dan Kabupaten Muratara menggelar pertemuan di SMK Negeri Lubuklinggau, Kamis (16/9/2021).

Adapun pihak yang datang, yakni kepala SMA/SMK dan komite se Kabupaten Musi Rawas, Lubuklinggau dan Muratara dengan Dewan Pendidikan provinsi Sumsel.

Dalam pertemuan silaturahmi ini, banyak persoalan dikemukakan oleh para kepala sekolah.

Mulai dari seringnya keterlambatan pencairan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS), pemerataan penerimaan siswa, hingga keresahan para kepala sekolah dengan oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau oknum wartawan.

Kepala SMAN 7 Lubuklinggau, Agustunizar, menyampaikan kendala yang dialaminya antara lain soal standar biaya.

Dikatakan, dengan kondisi di sekolahnya saat ini, bahwa hampir 100 persen sekolah di Lubuklinggau tidak ada uang komite.

Sementara pencairan dana BOS nyaris tak pernah tepat waktu. Selain itu, junlah dana yang ada juga sangat terbatas.

Dicontohkan, di SMAN7 yang jumlah siswanya 176 orang dengan dana BOS sebesar Rp200 juta.

Sementara kebutuhan sekolah dalam satu tahun mencapai 260 juta. Sehingga biaya yang ada tidak cukup untuk menutupi operasional sekolah.





Source link