Capaian Vaksinasi Pelajar di Lubuklinggau Baru 2.000 Orang, Pelaksanaan Hanya Akhir Pekan


TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU – Capaian vaksinasi untuk pelajar di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini masih sangat rendah.

Padahal sudah tiga pekan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di semua sekolah di Kota Sebiduk Semare digelar.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau dari 13 ribu jumlah pelajar di kota ini yang susah divaksinasi baru mendekati 2.000 pelajar.

Kadinkes Kota Lubuklinggau, Cikwi menyampaikan kendala pelaksanaan vaksin untuk pelajar ini pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan tidak setiap hari.

“Pelaksanaannya hanya khusus akhir pekan, alasan kita kemaren supaya pelaksanaan tidak mengganggu pembelajaran, itulah kita maksimalkan hanya Sabtu dan Minggu saja,” kata Cikwi pada Tribunsumsel.com, Selasa 14/9/2021).

Menurutnya selain berbenturan dengan jadwal belajar sekolah, pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar ini menyesuaikan dengan kedatangan vaksin yang tidak bisa datang sekaligus.

Namun, ia pun bersyukur untuk mempercepat capaian vaksin di tingkat pelajar Polres Lubuklinggau membuat kebijakan melakukan jemput bola dengan mendatangi sekolah-sekolah untuk melaksanakan vaksin.

“Kita bisa saja tiap hari, tapi kemarin sesuai rekomendasi pak wali kita laksanakan Sabtu dan Minggu saja, alasannya siswa ini baru belajar tatap muka, untungnya Polres ada kegiatan vaksin ke sekolah,” ungkapnya.

Ia pun menyebutkan untuk realisasi vaksin dosis 1 secara keseluruhan saat ini baru mencapai 47.742 ribu dosis atau 27,83 persen. Sedangkan capaian untuk dosis II baru 33.148 dosis atau 19.32 persen dari target 171.535 wajib vaksin.

“Kemudian, untuk tenaga kesehatan (Nakes) dosis 3 jenis moderna baru 1.177 atau 63.66 persen dari target 1980 nakes. Jadi total vaksin yang sudah kita suntikkan sejauh ini baru 82.175 dari total vaksin yang kita terima sebanyak 97.820 vaksin,” ujarnya.

Baca juga: Hujan Deras Palembang Banjir Dimana-mana, Dinas PUPR Akui Ada Genangan Baru, Bakal Tambah Pompa





Source link