Aksi Pencurian Celana Dalam Perempuan di Lubuklinggau Tertangkap CCTV, Ini Ciri Pelaku


SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU – Warga Kelurahan Majapahit Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) diresahkan ulah pencurian celana dalam perempuan.

Teror pencurian celana dalam ini terjadi Jumat (10/9/2021) lalu di sebuah rumah kost khusus perempuan.

Aksi pencurian celana dalam ini pun terekam CCTV dan viral di media sosial facebook Kota Lubuklinggau, setelah di upload oleh beberapa acount media sosial (Medsos) dan mendapat banyak komentar dari para netizen.

Dalam rekaman CCTV seperti dilansir dari Info Lubuklinggau melalui DM Instagram yang tak ingin disebutkan namanya dan merupakan sepupu penghuni kost perempuan terlihat jelas seorang pria yang mencuri pakaian dalam milik penghuni kost.

Rekaman memperlihatkan seseorang pria mengendarai motor tiba-tiba berhenti di sebuah lorong kost khusus perempuan menggenakan jaket warna hitam dan menutup kepalanya menggunakan helm.

Tak jauh dari lokasinya berdiri tampak sebuah jemuran pakaian, awalnya pria tersebut terlihat takut-takut untuk mendekat dan selalu memperhatikan lokasi sekitarnya.

Ketika melihat situasi sepi pria tersebut langsung mendekati jemuran pakaian dan mengambil celana dalam yang tengah di jemur, kemudian pria tersebut langsung memasukannya ke saku jaketnya.

Selanjutnya pria tersebut mendekati motornya.

Baca juga: Lapas Tangerang Kebakaran, Lapas Lubuklinggau Bisa Saja Berakhir Sama: Sudah Berdiri Sejak 1982

Namun, karena situasi sepi pria tersebut kembali mengulangi mendekati jemuran, dan kembali mengambil celana dalam lalu kembali memasukkan ke saku jaketnya.

Setelah mendapatkan apa yang diinginkannya pria tersebut langsung pergi tanpa menyadari bahwa ulahnya terekam CCTV rumah kost.

S (32) salah seorang warga setempat, mengaku harga dari celana dalam memang tidak seberapa.

Tetapi teror tersebut membuat warga resah terutama penghuni kost.

“Jelas resah, takutnya pelaku melakukan tindakan yang lebih dari sekadar mencuri celana dalam dan menggunakan sebagai bahan untuk yang bukan-bukan (onani),” kata S pada Tribunsumsel.com.

Ia pun berharap kepada aparat kepolisian segera menindak pelaku, sebab ia khawatir apabila tidak ditindak tegas aksi pencurian celana dalam ini akan semakin meluas.

“Kami berharap pelaku bisa segera terungkap dan teror tersebut bisa segera hilang, agar tidak meluas,” ungkapnya. (Joy/TS)





Source link