Bandar Besar Narkotika di Rejang Lebong Dibekuk


Polisi saat menunjukkan barang bukti/Insert atas: Tsk JA yang disebut sebagai bandar terbesar di Rejang Lebong/Foto; Ist-sahabatrakyat.com

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com Polres Rejang Lebong kembali ukir prestasi dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah tersebut. Pada Rabu (8/9/2021) sore sekitar pukul 15.00 WIB, satu orang bandar besar narkoba lintas kabupaten dan propinsi berhasil diringkus bersama dengan 7 orang rekannya yang tengah pesta narkoba di rumah sang bandar.

Penangkapan sang bandar bersama rekan-rekannya tersebut dilakukan Polsek Padang Ulak Tanding (PUT) di dua lokasi berbeda. Sang bandar berinisial JA (31 tahun) warga Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang dan seorang perempuan berinisial Wa (23 tahun) warga Desa Air Apo, Kecamatan Binduriang di jalan lintas kawasan Desa Ujan Panas Kecamatan PUT.

Kemudian berbekal informasi dari sang bandar, anggota Polsek PUT yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU. Tomy Sahri langsung melakukan pengembangan. Dibackup oleh Satreskrim, Sat Resnarkoba, Sat Intelkam dan Sabhara Polres Rejang Lebong dan beberapa anggota TNI sekitar pukul 15.30 WIB di hari yang sama langsung bergerak mendatangi rumah tersangka JA.

Alhasil di rumah sang bandar besar tersebut, anggota kembali berhasil mengamankan 6 orang rekan tersangka. Mereka diketahui berinisial AJK (30 tahun) warga Kel. Lubuk Tanjung Kota Lubuklinggau, TCN (36 tahun) warga Kel. Lubuk Kupang Lubuklinggau, FE (32 tahun)warga Ds. Karang Anyar pal 8 Kec. Bermain Ulu Raya, EJ (18 tahun) warga Kel. Taba Pingin kota Lubuk linggau dan Ar alias Iwan (53 tahun) warga Kel. Lubuklinggau Ulu kota Lubuklinggau, serta MB alias MAMAT (30 tahun)warga Kel. Lubuk Kupang Kota Lubuklinggu yang sedang pesta narkoba.

Tak hanya itu sejumlah barang bukti juga berhasil ditemukan di rumah tersebut.

Mobil Petugas Sempat Dilempar

Perjalanan mengamankan 6 rekan tersangka serta membawa tersangka kembali dengan barang bukti tidaklah mulus. Saat akan keluar rumah sang bandar, para tersangka dan keluarganya melakukan provokasi.

Suasana mulai tegang apalagi saat sejumlah warga yang terprovokasi sempat melempari mobil operasional Polsek PUT hingga mengakibatkan kaca bagian belakang sebelah kiri pecah dan kaca bagian depan retak.

Beruntung atas kesigapan anggota, beserta warga yang mendukung tindakan aparat kepolisian, ketegangan tidak meluas dan kembali dapat kondusif.

Saat ini diketahui bandar besar narkoba berinisial JA beserta 7 orang rekannya sudah diamankan di sel tahanan Polres Rejang Lebong untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu barang bukti yang berhasil diamankan dan disita dari para tersangka yakni 17 paket kecil yang diduga Narkotika jenis sabu, 3 paket besar yang diduga Narkotika jenis sabu, sembilan butir yang diduga Narkotika jenis Inex, satu pucuk senpi rakitan menyerupai jenis revolver beserta 20 butir amunisi terdiri 17 butir 9 mm, 1 butir 38 mm, 1 butir 5.56 mm, 1 butir 7.62 mm.

Kemudian satu buah sajam jenis pisau dapur, 9 unit handphone (6 Android, 3 Nokia biasa), 2 unit timbangan digital, satu buah buku catatan rekap, 20 buah kaca pirex, plastik klip sabu, bong alat hisap sabu, uang tunai dengan bermacam pecahan diduga hasil penjualan sabu dan satu unit mobil jenis DFSK warna putih BD 1721 KE sudah pula dibawa ke Mapolres Rejang Lebong untuk kepentingan penyidikan.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno menjelaskan, sang bandar bersama 7 pelaku narkoba lainnya saat ini tengah menjalani penyidikan lebih lanjut. Bahkan menurut Puji tidak menutup kemungkinan selain 8 pelaku yang sudah diamankan tersebut masih ada para pelaku narkoba lainnya yang memiliki keterkaitan dengan para pelaku.

Puji menjelaskan, JA adalah seorang bandar narkotika terbesar di Rejang Lebong. Selain itu JA juga seorang penadah barang hasil curian dari para pelaku kejahatan yang kerap beraksi di jalan lintas Curup-Lubuklinggau, kemudian di wilayah Curup, Kepahiang hingga Lubuklinggau.

“Untuk diketahui yang kita amankan ini yang berinisial JA adalah bandar terbesar di Rejang Lebong ini, kemudian pemain lintas kabupaten dan juga propinsi, selain itu JA ini juga adalah seorang penadah barang hasil curian bukan hanya berasal dari Curup, namun juga dari Kepahiang dan Lubuklinggau, selain JA kita juga mengamankan 7 rekannya di rumah tersangka, barang bukti yang kita amankan bukan hanya narkoba, namun juga ada senpira bersama amunisinya dan sajam, saat ini anggota masih terus menggali informasi dari 8 pelaku yang kita amankan,”sampai Puji.

Terkait dengan adanya upaya provokasi yang dilakukan tersangka, keluarga tersangka kepada warga sekitar lokasi kejadian dibenarkan pula oleh Puji. Namun upaya tersebut dapat segera teratasi dan saat ini situasi sudah aman dan kondusif dan tidak sampai terjadi kondisi yang lebih meluas.

“Saat penangkapan ada sedikit perlawanan dan provokasi kepada warga dari keluarga tersangka, namun karena Polsek, Polres dan petugas dilapangan mendapat dukungan dari masyarakat, maka situasi dapat diselesaikan, hingga menjadi aman, konusif dan tidak terjadi hal yang lebih besar, situasi kondusif, aman tak lepas dari dukungan masyarakat yang ada,”ujar Puji.

Di sisi lain Kapolres secara khusus menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada masyarakat Binduriang dan pihak-pihak yang sudah mendukung Polres Rejang Lebong dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut,

“Alhamdulilah situasi menjadi sangat kondosif dan masyarakat sangat mendukung tindakan kepolisian, saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Binduriang yang sudah mendukung kami dalam memberantas peredaran narkoba dan kami tetap akan terus komitmen tidak akan memberikan ruang kepada para pelaku kejahatan termasuk para pelaku pengedar narkoba,” sampai Puji. (brn)


 



Source link