Tol Palembang – Bengkulu, Senator Optimis Selesai Tepat Waktu


PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Salah satu faktor pendukung untuk meningkatkan perekonomian masyarakat adalah dengan menggalakkan pembangunan yang berkeadilan. Hal itu terlihat dari pembangunan proyek jalan tol Bengkulu – Lubuk Linggau tahap pertama yang telah mencapai 86 persen.

Anggota Dewan Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief menyampaikan apresiasi atas progres pembangunan fisik jalan tol yang tak terhambat meskipun pandemi masih berlangsung.

“Semua berharap pembangunan fisik jalan tol selesai tepat waktu. Tidak sampai molor, karena pembangunan ini sangat melekat dengan upaya menyelesaikan persoalan ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi covid-19,” ujar Hj Riri Damayanti John Latief, Senin (6/9/2021).

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur (SEMAKU) ini menekankan, pemerintah harus tetap menjadikan priotas pembangunan infrastruktur yang berkeadilan. Hal itu melihat masyarakat yang sudah lama menginginkan pembangunan jalan tol tersebut.

“Semua pasti ada efek sampingnya. Pembangunan jalan tol jika ada masalah segera cari solusinya. Tapi jangan sampai mengorbankan rakyat. Apalagi saya dengar, pembebasan lahan sudah mencapai 100 persen. Pastikan masyarakat mendapatkan ganti untung. Masyarakat berhak menikmati pembangunan tanpa merasa disingkirkan,” tandas Hj Riri Damayanti John Latief.

Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu ini melihat pembangunan proyek jalan tol Bengkulu – Lubuk Linggau melekat dengan kemajuan sektor pariwisata dan pertanian Provinsi Bengkulu.

“Tidak lain, pembangunan ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan perekonomiannya. Ekspor impor semakin mudah, apalagi beras kita surplus. Kita bisa melakukan ekspor di daerah tetangga. Selain itu, jumlah pewisata juga kemungkinan akan meningkat setelah jalan tol ini beroperasi,” ungkap Hj Riri Damayanti John Latief.

Untuk diketahui, sebagai bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera, Jalan tol Bengkulu – Lubuk Linggau direncanakan akan selesai terbangun pada tahun 2022. Saat ini, progres pembangunan fisik jalan tol Bengkulu – Lubuk Linggau dari 17,6 kilometer telah mencapai 86 persen dan pembesan lahan telah mencapai 100 persen.

PT Hutama Karya belum lama ini mengajukan PMN untuk 2022 senilai Rp 31,3 triliun guna menambah pembiayaan di delapan proyek jalan tol yang sedang dikerjakan di trans Sumatera. Untuk Taba Penanjung – Bengkulu sebesar Rp 1,23 triliun. [Muhammad Qolbi]



Source link