Antrean di SPBU Lubuklinggau Sampai 1 Kilometer, Tunggu Dapat Solar Sampai 5 Jam


Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU – Saat ini antrean panjang truk di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi pemandangan rutin setiap hari.

Pemandangan antrean truk ini karena akhir-akhir ini para sopir truk sangat sulit mendapatkan BBM solar di Lubuklinggau.

Pantauan Tribunsumsel.com di lapangan antrean kendaraan ā€ˇmemanjang hampir di semua SPBU yang menjual bahan bakar solar, salah satunya di SPBU Lubuk Tanjung Kecamatan Lubuklinggau Barat.

Bahkan, antrean panjang truk ini hampir menutup kantor Kodim 0406 Lubuklinggau, antrian ini memanjang hampir mencapai satu kilometer lebih.

Hendra salah satu sopir truk mengaku, sulit mendapatkan BBM jenis solar di Kota Lubuklinggau sudah dialaminya sejak satu bulan terakhir.

“Saya sudah datang ke SPBU ini antre dari pukul 07.00 WIB pagi, baru mendapat giliran mengisi pukul 12.00 WIB siang,” kata Hendra usai mengisi solar pada Tribunsumsel.com, Senin (6/9/2021).

Hendra mengaku akibat sulitnya BBM jenis solar ini membuat waktu para sopir banyak habis mengantri, dampaknya penghasilan mereka pun juga terdampak, biasanya dalam sehari sopir pengangkut cat ini bisa mengantar ke sembilan tempat.

Namun, akibat lama mengantri kini dalam sehari hanya bisa mengantar empat tempat saja. “Biasanya kalau tidak mengantri dalam sehari bisa sembilan tempat, sekarang paling empat tempat, itu pun termasuk sudah cepat,” ungkapnya.

Hendra menuturkan kelangkaan BBM jenis solar ini menurutnya hanya terjadi di wilayah Lubuklinggau, Musi Rawas (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara) saja, sementara daerah lain tidak.





Source link