Tak Patuhi PPKM Level 4, Ratusan Orang Terciduk Tim Gabungan Saat Berada di Lokasi Patok Besi Lubuklinggau


Lubuklinggau, 86News.co – Tak patuhi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) Level 4, ratusan 227 orang diangkut tim gabungan ke Polres Lubuklinggau, Minggu (01/08/2021) sekira pukul 02.00 Wib.

Ratusan orang tersebut, terciduk tim gabungan melakukan kegiatan operasi, saat berada di lokasi Patok Besi Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Lubuk Linggau Utara II. Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono kepada awak media membenarkan telah mengamankan ratusan orang tersebut.

“Sebanyak 227 orang pengunjung yang diamankan ke Mapolres “, ujarnya, Minggu (01/08/2021 ) pagi.

Dijelaskan Kapolres, kegiatan tersebut bertujuan untuk penerapan bagi warga atau pemilik tempat hiburan yang melanggar aturan yang ada sesuai dengan kebijakan pemerintah tentang PPKM  level 4 menindaklanjuti Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 25 Tahun 2021 dan Surat Edaran Walikota Lubuk Linggau Nomor : 204/SE/DPKPB/VII/2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 untuk pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Kota Lubuk Linggau.

Dalam kegiatan operasi gabungan yang dipimpin langsung Waka Polres Lubuk Linggau, Kompol Bagus Adi Suranto bersama Kabag Ops AKP Tatang Yulianto, serta jajaran dan Kepala BNN Kota Lubuk Linggau AKBP Himawan Bagus Riyadi ini, selain mengamankan ratusan orang tersebut, juga menemukan barang bukti diduga narkoba jenis pil ekstasi sebanyak 32 butir.

Lebih rinci dijelaskan, dari 227 orang yang diamanankan tersebut 219 orang dewasa yang terdiri dari 164 laki-laki, 55 orang perempuan dan 8 orang, masih berstatus anak-anak.

“Dari jumlah tersebut, setelah dilakuan tes urin di Mapolres, 190 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba dan ada satu orang pengunjung yang kedapatan menyimpan barang bukti narkoba,” ujar Kapolres saat memberikan keterangan kepada awak media didampingi Kasat Res Narkoba, AKP Sofian Hadi itu.

Bagi pengunjung yang negatif narkoba, diperbolehkan kembali pulang melalui pihak Kecamatan dan Kelurahan tempatnya berdomisili, sedangkan yang dinyatakan positif narkoba dilakukan pembinaan serta dimintai keterangan dengan mengisi biodata masing-masing. Pungkasnya ( M.Novri )



Source link